mobil Ferrari

Ferrari Berteknologi Hele Lebih Rendah Emisi CO2

Mobil super cepat, seperti Ferrari, boros bahan bakar dan penghasil polutan tinggi? Itu dulu. Ferrari telah membuktikan hal itu di gelaran Paris Auto Show 2010 yang berlangsung 30 September – 17 Oktober.

Seperti dilansir telegraph.co.uk, Ahad (3/10), selain memboyong model edisi terbatas Ferrari Aperta SA generasi terbaru yang fenomenal, produsen mobil asal Italia itu memamerkan Ferrari California Hele. Seperti halnya Aperta SA, California Hele juga membetot perhatian pengunjung.

Maklum. Mobil yang mampu melesat hingga 309 kilometer per jam (kpj) dan berakselerasi dari kecepatan 0 – 100 kpj hanya dalam tempo 4 detik itu, diklaim kini jauh lebih irit bahan bakar dan rendah emisi berkat teknologi Hele atau High Emotion Low Emition.

Sejatinya, teknologi ini tak ubahnya teknologi Start/Stop yang telah dikenal selama ini. Teknologi itu akan mematikan mesin di saat mobil berhenti sejenak di tengah kemacetan lalu lintas atau berhenti di saat lampu lalu lintas mengisyratkan mobil harus berhenti.

Namun, kini teknologi itu telah disempurnakan dengan menambahkan peranti baru di beberapa bagian. Pompa bahan bakar misalnya, dilengkapi alat kontrol cerdas yang mampu mengatur sistem kerja secara tepat dan akurat sesuai dengan gaya berkendara pengemudi. Begitu pun dengan kompresor penyeguk ruangan (AC), kipas mesin, serta mekanisme perpindahan gigi.

Berkat teknologi Star/Stop baru yang disebut Hele itu, proses menghidupkan mesin (start) atau sebaliknya mematikannya kini hanya dalam waktu 270 milidetik. Sebelumnya, prose situ berlangsung dalam waktu 700 milidetik.

Ferrari mengaku, muara dari semua perubahan itu adalah berkurangnya tingkat emisi CO2 sekaligus tingkat konsumsi bahan bakar. “Pasalnya, dengan konsumsi bahan bakar yang rendah otomatis emisi yang dihasilkan juga menyusut,” aku Ferrari.

Tingkat emisi California yang menggunakan Hele hanya 270 gram per kilometer (km), sebelumnya 299 gram per km. “Penurunan itu setara dengan 23 persen,” aku pabrikan itu seperti dilansir autoevolution.com.

Menariknya, teknologi itu ternyata juga meningkatkan torsi mesin hingga 25 Newton meter. Hanya, produsen mobil asal Italia itu tak menyebut berapa tingkat konsumsi bahan bakar California setelah menggunakan Hele itu.

Ferrari mengaku mulai memasarkan model Ferrari California yang menggunakan Hele itu pada November mendatang dengan banderol 144.690 poundsterling atau sekitar Rp 2,08 miliar.

California ini masih menyandang mesin bensin 4.300 cc, V8 yang dilengkapi peranti transmisi DCT tujuh tingkat percepatan. Mobil ini menggunakan sistem penggerak dua roda belakang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: